» » » » Cerpen Remaja Misteri Pengagum Rahasia

Advertisement
Cerpen Remaja Misteri Pengagum Rahasia. Dunia remaja merupakan dunia yang penuh warna seperti yang tergambar dalam cerpen ” Misteri Pengagum Rahasia” ini. Ceritanya menarik, makanya silahkan dibaca dan dinikmati cerpen cinta remaja berikut.

Misteri Pengagum Rahasia Bahasa Indonesia - Karena ini merupakan blog cerita inggris indonesia maka ceritanya tentu akan disajikan dalam dua bahasa tersebut. Nah, untuk yang pertama silahkan simak cerita pengagum rahasia berikut dalam bahasa Indonesia.

Embun dipagi hari menebarkan bau basah. Sang mentari bersembunyi tersipu malu tuk senyumnya yang bersinar. Angin yang masih terasa dingin masuk melalui celah-celah jendela gambar gita yang berlahan menyapa halus kulit gita, sehingga membangunkan gita dari tidur lelapnya. Ketika mata telah terbuka yang ada fikiran gita adalah kata-kata “selamat pagi dunia indahku!”

Gita adalah sosok gadis yang murah senyum, kalem, tak banyak bicara. Dia salah satu murid yang berprestasi di sekolahnya terutama dalam bidang kesenian dan sastra. Baik seni musik, seni rupa, seni tari, seni suara. Gita terkenal dengan puisi-puisi indah yang selalu dia buat dan pamerkan di madding sekolahnya. Teman-teman gita menjulukinya “sigadis sastra” karena tiada hari tanpa membuat puisi. Selain suka dengan seni dan sastra gita juga sangat suka berimajinasi dengan benda-benda bumi. Setiap pulang sekolah dia selalu menyempatkan untuk duduk ditaman depan rumahnya untuk menyaksikan awan yang berjalan-jalan diatasnya. Ia selalu berimajinasi menggambarkan apa saja yang dia suka dengan awan. Kadang para teman sekolahnya mengganggap itu adalah hal yang aneh. Namun, itulah gita, gadis yang sangat hobi berimajinasi dan terlalu mencintai benda yang ada dibumi ini. Gita selalu menutup telinganya ketika para temannya melemparkan ejekan tentang hobinya yang berimajinasi.

Ketika siang tiba gita selalu berimajenasi dengan awan dan ketika malam dating gita berimajenasi dengan bulan bintang bahkan gita sering berbicara ketiga benda itu.

Hari itu hari minggu malam senin, gita keluar dari kamarnya, duduk dijendela kamarnya mengalunkan sebuah alunan lagu slow dengan diiringi gitar klasik ibanes dan suara lembutnya. Ketika matanya tertuju ke muka langit dia terpanah akan satu bintang yang sangat terang dan paling terang diantara bintang lainnya. Bintang itu adalah bintang sirius, bintang yang selalu tersenyum terang dalam cuaca apapun. Seburuk cuaca diatas sana sirius selalu terlihat tersenyum dengan manisnya. Gita jatuh cinta kepada sirius itu. Dia begitu terpana dengan cahaya yang dipancarkan sirius. Dia rela tidak tidur semalaman untuk menemani sirius hingga keesokan harinya saat dia sekolah dia jatuh sakit bahkan sempat tidak sadarkan diri. Gita tak pernah begini sebelumnya. Ketika gita telah sadarkan diri para temannya menanyakan apa yang terjadi padanya. Gita menjawab dan menceritakan semua kejadian dimalam itu. Semua teman-teman yang mendengarkan cerita gita merasa heran dengan tingkah gita bahkan banyak yang mengejek gita. Gita merasa kesal, jengkel, marah, gita merasa tidak ada manusia yang mengerti dengan hal yang dia suka.

Suatu hari gita membeli sebuah balon berbentuk kartun yang dia sukai “spongebob”, dia menulis nama dan nomor hp-nya lalu dia terbangkan balon itu. Gita berharap ada seseorang yang menemukan balon itu dan dapat menjadi teman pertama yang bisa mengerti dia. Tujuh hari kemudian ada seorang yang mengirimkan sebuah pesan singkat kepada gita ”hai gita”, gita lalu membalasnya, ”hai juga maaf ini siapa?”

”Perkenalkan nama aku mo’i, nama asliku gita juga. Aku dapat nomor handphone mu dari sebuah balon yang kutemukan ditaman depan rumahku”, balas gadis penemu balon gita. Mereka merasa cocok dan selalu berkomunikasi dan akhirnya gita dan teman barunya itu menjadi akrab, namun anehnya nama mereka sama gita dara khumaera. Tempat dan tanggal lahir mereka juga sama di RS Kasih ibu bangka belitung 04 April 1996. hobi mereka sama yaitu berimajenasi dengan benda-benda yang ada dimuka bumi. Cita-cita mereka sama yaitu menjadi pramugari agar bisa menjelajah dunia, melihat awan dengan dekat dan menjadi seorang penulis. Warna kesukaan mereka sama yaitu putih dan biru laut, makanan dan minuman yang mereka sukai juga sama, hal-hal yang mereka sukai pun sama. Suka mawar, suka puisi, suka sejarah, suka sastra, suka yang berhubungan dengan kesenian, suka membaca buku, dan juga berimajenasi dengan awan dan bulan bintang. Hal yang mereka benci juga sama, mereka benci dengan yang namanya kebohongan dan hinaan. Dan anehnya tanggal pernikahan orang tua mereka juga sama, 3 november 1994. ini sungguh tidak bisa dipercaya dengan logika manusia dan mungkin ini mustahil terjadi di dunia ini. Mana mungkin ada anak manusia yang serba sama dari mulai hal kecil hingga hal besar mereka semua sama. Padahal mereka tidak ada hubungan darah, namun didunia ini tidak ada yang tidak mungkin jika yang maha kuasa sudah berkehendak hal yang mustahil dilogika manusia bisa saja terjadi.

Dua gita juga mempunyai kata-kata mutiara yang sama yang mereka coba terapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari, ”jadilah sekuntum bunga ditengah lautan”. Mereka ingin menjadi sesosok wanita yang mudah dilihat namun sulit untuk didapatkan dan jika memang ingin mendapatkannya butuh sebuah pengorbanan yang besar.

”Keindahan bukanlah dari pakaian yang menghiasi, tetapi keindahan itu hanyalah dari akhlak dan ilmu”. Mereka terlahir dikeluarga kasta yang tinggi namun mereka tak pernah sombong, tak pernah sedikitpun memamerkan harta orang tuanya. Mereka belajar menilai orang bukan dari luarnya namun didalam hatinya. Amanat-amanat yang disampaikan orang tua mereka juga sama, ”jangan bangga melihat orang sukses lihatlah bagaimana orang itu bisa sukses. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi kegagalan tanpa hilang semangat”. Sesungguhnya bagian yang paling menyedihkan bagi siswa adalah krisis percaya diri dan selalu putus asa. Para gita menulis semua pesan itu dikertas karton yang dibingkai bambu kuning dan ditempelkan didinding kamarnya. Setiap akan berangkat kesekolah para gita selalu membacanya. Mereka tak pernah bosan walaupun mereka telah membacanya lebih dari seribu kali. Orang tua dan para pekerja dirumah gita yang menerbangkan balon memanggilnya dengan sebutan ”Mio”, sedangkan orang gita penemu balon memanggil anaknya itu dengan sebutan ”Moi”.

Matahari telah menampakkan senyum manisnya pada dunia, kupu-kupu putih bersih menari dikelambu biru dengan iringan kicauan burung yang terasa merdu di telinga. Mio mengayuh sepeda yang selalu menemaninya setiap pagi kesekolah. Ketika mata mio tertuju kekanvas biru diatas mio melihat goresan cahaya warna-warni yang memanah matanya, itu adalah sebuah pelangi. Gita lalu mengayuh sepedanya dengan kencang, mencari titik ujung pelangi itu. Dia tak sadar, jam ditangannya menunjukkan angka 07.20. Hanya karna sebuah pelangi gita lupa dengan sekolahnya. Saat pelangi memudar warnanya mio baru sadar akan apa yang dia lakukan. Dia menghentikan langkah sepedahnya disebuah danau kecil yang hening dan bersih. Dia duduk sejenak dibebatuan tepi danau.

Jam menunjukkan pukul 09.00, dia membalikkan sepeda dan mengayuhnya. Gita sangat bimbing, ia bingung harus melangkah kearah mana. Dia tak mungkin pulang karena nanti pasti akan dimarah orang tuanya namun dia juga tak mungkin kesekolah karena nanti pasti akan diusir oleh pak somad, satpam sekolah yang terkenal galak dan judes. Mio mengayuh sepedahnya kearah barat. Dia berhenti disebuah kampung kecil yang sangat kumuh. Banyak anak kecil dan sebaya mio tak sekolah.

”Hei”, sapa mio pada anak-anak itu. ”Hai juga” jawab anak-anak itu serempak.

”Kalian tidak sekolah?” tanya mio kembali. ”Tidak, tidak ada biaya untuk kita dan kita harus bekerja untuk makan sehari-hari” sahut salah satu anak sebaya mio. Tanpa Gita sadari dia meneteskan butir-butir air matanya, begitu miris kisah anak-anak itu. Mio baru sadar bahwa masih banyak anak-anak dinegeri ini yang hidup dalam garis kemiskinan dan banyak pula yang tak sempat mencicipi dunia pendidikan. Saat dia terbangun dari lamunannya dia melihat jam ditangannya yang menunjukkan pukul 11.00. mio harus segera pulang karena jarak kampung kumuh dengan rumahnya lumayan cukup jauh. Setiba dirumah mio menceritakan semua hal yang terjadi kepada moi. Mereka dua garis berbeda namun satu karakter. Karakter mereka sama tak ada yang berbeda.

Suatu hari dihari minggu yang cerah dengan disapa hangatnya mentari, mio mengajak moi bertemu. Mio penasaran dengan moi karena karakter dan semua yang mereka miliki sama. Mio yang ditemani sopirnya menunggu moi di danau kecil yang mio temukan saat mengejar pelangi. Setiba didanau itu mio menyuruh sopirnya untuk menunggu ditempat lain. Lima menit kemudian moi datang dengan seorang supirnya. Moi menyuruh sopirnya untuk menunggunya ditempat yang lain pula. Saat moi keluar dari mobilnya untuk mendekati mio, mio terperangah bahkan matanya tak berkedip sama sekali.

”Hai mio” sapa moi.
”Hahaaahaai juga, kamu moi?” tanya mio sambil gagap.

”iya”, jawab moi sambil melempar senyumnya. ”Subhanallah...” Mio seperti bermimpi dalam tidur lelapnya. Wajah, postur tubuh, rambut, tinggi, pakaian yang dia kenakan pun sama dengan moi. Mereka sangat mirip dari ujung rambut sampai ujung kuku kaki, semua sama hampir tak ada beda. Jika moi melihat mio dia seperti sedang berkaca. Mereka berjabat tangan dan saling melempar senyum manisnya. Mereka berbincang-bincang dan bersenda gurau. Mereka pulang kerumah masing-masing, mereka berpisah dengan menyatukan jari kelingking mereka dan berucap kata ”FOREVER” dari bibir mereka masing-masing.

Hidup adalah drama penuh improvisasi, tanpa skenario, tanpa tahu yang akan terjadi, siapa yang akan kau temui atau tempat mana yang akan kau pijak. Katakan ”YA!” dan jika kau beruntung kau akan bertemu dengan seseoang yang akan mengatakan ”YA!”. Kembalilah padamu (Stephan Colbert) dimalam tanpa bintang yang hanya disinari bulan sabit dan kunang-kunang. Mio merasa sepi, tak ada satu bintang pun dilangit. Mio keluar dari kamarnya dan menghampiri ayah dan bundanya.

”Bun, boleh mio tanya sesuatu?” tanya mio dengan tatapan penasaran.
“Apa mio?” jawab ibunya

“Apakah ayah atau bunda mempunyai kembaran, atau sebenarnya aku mempunyai kembaran?” tanya lanjut mio. Ayah dan bundanya menatap mio dengan heran.

“Tidak mio, princis ayah dan bunda ya cuma kamu sayang” kata ayahnya.
“Iya mio kenapa kamu tanya seperti itu? Lanjut ibundanya.
”Tidak ada apa-apa kok, yasudah mio tidur ya ayah bunda..” kata mio
”Iya mio” jawab ayah dan ibunya.

Hal yang dilakukan mio dilakukan pula oleh moi, namun jawabannya pun sama dengan kedua orang tua mio.

Suatu hari mio meminta pindah rumah kepada orang tuanya. Mio dan moi mempunyai rencana untuk saling mempertemukan kedua orang tua mereka. Dua bulan kemudian orang tua moi menuruti permintaan anaknya.

Mega-mega mendung menutupi langit biru cerah. Senja telah tiba diujung kota, dan kereta telah menanti kedatangan mio. Cuaca hari itu sangatlah buruk namun moi selalu tersenyum. Senja berganti fajar yang carah, moi menempati rumah tepat disebelah kanan rumah mio. Waktu untuk mempertemukan orang tua mio dan moi telah didepan mata. Dimalam yang bertabur bintang-bintang dan sinar bulan purnama yang terang mereka mempertemukan orang tua mereka di taman depan rumah. Saat orang tuanya bertemu, mereka terperangah melihat moi dan mio. Tak ada yang bisa membedakannya mana mio dan mana moi. Mereka kembar bagai pinang dibelah dua. Mereka mengenalkan orang tua mereka masing-masing. Mio menjelaskan semua bagaimana mio dan moi bertemu. Orang tua mio dan moi berbincang-bincang tentang anak-anaknya. Mereka heran karena karakter anak mereka sama. Semenjak malam itulah keluarga moi dan mio menjadi erat. Keseharian mio dan moi selalu diisi berdua.

Ilmu kimia atau disebut juga central science karena perannya yang penting diantara ilmu pengetahuan lain, moi diibaratkan bagai ilmu kimia. Moi sangat penting dan berarti dihidup mio begitu pula sebaliknya. Suatu hari moi dan mio ingin mencoba bereksperimen. Moi dan mio mengamati batu yang jatuh dari ketinggian tertentu. “Apakah kelajuannya tetap ataukah dipercepat?” tanya moi. Lalu terdengar suara laki-laki dibelakang yang menjawab pertanyaan-pertanyaan meraka. Laki-laki itu adalah pak andie guru olah raga moi dan mio disekolah. “Dulu aristoteles, filsuf dari yunani menjawab pertanyaan ini berdasarkan prinsip setiap jenis benda atau zat mempunyai tempat alami dimana ia berada dan kemana ia pergi. Jadi, apa secara alami akan naik keatas kearah bintang dan matahari. Batu adalah benda bumi dan dia akan jatuh keasalnya dibumi. Batu yang besar akan lebih membumi dari pada batu yang kecil sehingga batu yang besar akan cepat jatuh.” Kata pak andrei.

“Lebih dari 2000 tahun tak seorang pun merasa perlu melakukan eksperimen untuk mendapatkan informasi tentang kesemestaan fisika sampai galileo (1965-1692) melakukan revolusi dibindag sains dengan melakukan eksperimen” lanjut pak andrei.

Mereka tersenyum dan memberi applause “bapak hebat” kata moi. “Kok bapak bisa disini? Tanya mio. Bapak tahu karna bapak baca buku. Tadi bapak lewat trus lihat kalian, ya sudah bapak mampir deh, bolehkan?” jawab pak andrei. “boleh” jawab moi dan mio. Mereka lalu berbincang-bincang.

Aku ingin seperti galileo fisikawan dan astronom italia yang bisa merumuskan hukum-hukum yang mengatur gerak benda jatuh bebas. Beliau juga menyelidiki gerak benda pada bidang miring, menemukan termometer, membangun konsep gerak relatif dan menemukan bahwa erak bandul dapat digunakan untuk mengukur interval waktu setelah dia mendesains dan membuat teleskop. Beliau menemukan 4 buah bulan jupiter, permukaan bulan adalah kasar, sunspot, dan fase venus serta menunjukkan bahwa galaksi terdiri dari gugusan bintang-bintang. Kata moi dengan tersenyum dan matanya melihat keatas payung biru. “Makanya kalian harus rajin belajar dan membaca buku, selalu berusaha dan berdoa, jangan takut dengan kata-kata gagal. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Kalian ingat tidak dengan tomas alfa edison?” kata pak andrei. “Ingat” jawab moi dan mio kompak. Nah beliau adalah ilmuan yang paling bodoh. Setiap daftar untuk bersekolah dia ditolak namun karna kerja keras dankeuletanya ia bisa menemukan lampu dan sampai saat ini sangat bermanfaat untuk manusia sebagai alat penerang dimalam hari bukan?” beliau selama melakukan eksperimen banyak kegagalan bahkan tidak hanya satu kali bahkan berkali-kali namun berkali-kali beliau mengalami kegagalan. Namun ya itulah karena kerja keras, usaha, kemauan yang tinggi dan keyakinan bahwa dia bisa kata pak andrei lanjut. Dan intinya kita harus semangat seperti tomas alpa edison kan pak? Tanya mio. Betul sekali yasudah bapak pulang dulu bapak mau kerumah sakit jenguk teman bapak kata pak andrei. Iya pak hati-hati dijalan kata mio.

Fajar telah tiba dengan ditemani senyuman mentari yang bersinar. Burung-burung menyangi merdu dan menari-nari dibawah kolong langit. Moi dan mio mengayuh sepedahnya untuk pergi kesekolah. Sesampainya disekolah dia dihadang 2 pemuda yaitu steven dan wiliam. Pemuda yang terkenal suka jahil dengan gaya yang slonongan. Mio sangat membenci kedua pemuda itu.

”hai moi, hai mio”

”hai juga jawab mio, mio sangat cuek dia menarik tangan moi untuk cepat ke kelas. Saat dikelas steven mendekati moi. “Hai moi” sapa steven... emm tahu gak moi fisikawan dan matematikawan dari inggris yang terkenal sangat hebat dan kontribusinya pada ilmu fisika mendominasi pemikiran ilmiah selama 2 abad dan tetap penting sampai saat ini.?” Tanya stevan. “sir isaac newton” moi menjawab. Yes benar, Tau gak bedanya sama kamu? Tanya steven. Enggak, jawab moi. Kalau newton ilmuan paling hebat dalam sejarah kalau kamu cintawan paling hebat dalam hatiku” kata stevan. “Ih gombal deh, kata moi. Mio langsung mengusir stevan. “Awas lo! Kata mio. “Moi jangan kasar-kasar geli” kata moi.

Suatu hari disekolah moi dan mio akan mengadakan acara ulang tahun sekolah. Mio dan moi didaulat guru kesenian untuk menarikan tari serimpi dari daerah jawa. Moi dan mio mengikuti les tari di sanggar milik didi nini towok. Tokoh yang moi dan mio kagumi. Didi nini towok adalah seorang laki-laki yang mahir dalam seni tari. Gerakannya sangat luwes dan selalu membuat orang berdecak kagum padanya. Moi dan mio memanggilnya om didi. Moi dan mio meminta om didi untuk mengajarkan mereka tari serimpi. Tari serimpi adalah tari keraton yang gerakannnya sangat alon. Butuh kesabaran, kelentukan dan keterampilan untuk membawakan tari itu. Mio dan moi diberi waktu satu bulan untuk mempelajari tari tersebut. Hari demi hari terlah dilalui tak terasa sudah satu bulan telah berlalu. Kini saat nya meraka mempertontonkan aksinya. Steven dan wiliam sangat terpukau gerakan-gerakan luwes moi dan mio sampai-sampai mata mereka tidak berkedip. Selang 7 hari setelah acara ulang tahun sekolah mio dan moi kembali ditunjuk oleh sekolah untuk mewakili sekolah lomba seni tingkat provinsi. Mereka membawakan tari pendet dari bali yang membutuhkan gerak mata. Moi dan mio berlatih dengan om didi. ”Nak, tari pendet itu sangat sulit” tari ini membutuhkan konsentrasi penuh. Ciri khas pada tari ini adalah gerak mata. Kalian harus mempelajari gerak pada mata. Gerak mata dan tangan sangat berlawanan. Untuk melatih mata caranya adalah letakkan salah satu posisi salah satu jari lalu gerakkan kekanan dan kekiri. Kornea mata harus selalu mengikuti arah gerak tangan kalian. Lakukan setiap hari agar mata kalian cepat terlatih. Fokuskan pikiran dan selalu konsentrasi nak, pesan om didi.

Akhirnya berkat kerja keras dan keuletan moi dan mio tampil sangat maksimal dengan dibalut busana tari pendet bali lengkap dengan tatanan rambut yang dihiasi aksesoris bunga. Mio dan moi terlihat sangat cantik dan anggun. Steven dan wiliam turut menyaksikan aksi moi dan mio. Setelah moi dan mio berganti seragam steven dan wiliam menghampiri moi dan mio. Namun seperti biasa mio memasang muka judes, cuek, dan selalu berbicara ketus. Moi merasa tidak enak dengan sikap mio. Moi lalu menarik mio dan berpamitan kepada steven dan wiliam dengan melempar senyuman. Moi membawa mio kedanau kecil. ”Mio apaan sih kamu?” niat mereka baik, mereka tak seperti yang kamu fikirkan. Mereka berubah baik hanya untuk mendekati kamu, kamu sadar gak sih mereka suka kamu” coba kamu lihat burung-burung itu mereka akur dan awan-awan itu mengumpul jadi satu indah bukan?” kata moi. Mio hanya diam tak mengeluarkan sepatah katapun.

”Emm mio, masih ingat dengan kata stephen colbert?” ingat!! Kau tak bisa muda dan bijak dalam waktu bersamaan. Orang muda yang berlagak bijak dan mengerti tentang hidup. Kebanyakan adalah orang-orang yang sinis. Mereka tak mau belajar apapun, karena sikap sinis membutakan diri sendiri. Penolakan dunia luar karena sudah ketakutan jika dunia luar akan menyakiti dan mengecewakan. Orang-orang sinis selalu berkata ”tidak” tetapi dengan berkata ”Ya” berarti memulai sesuatu yang baru. Jadi, selama kamu mempunyai kekuatan katakan YA” kata moi. Mendengar ucapan moi, mio merasa bersalah, ia menundukkan kepala tak berani menatap moi.

Keesokan harinya mio memberanikan diri untuk meminta maaf kepada steven dan wiliam. Dengan senang hati steven dan wiliam memaafkannya. Mereka berjabat tangan dan saling pandang-pandangan. Tak lama kemudian moi dan mio mendapat pengumuman bahwa moi dan mio mendapat juara pertama dalam perlombaan tari kemarin.

Setelah mendengarkan pengumuman itu moi dan mio membuka loker mereka untuk mengambil sesuatu. Namun diloker mereka ada selembar kertas ucapan selamat. Moi dan mio bertanya-tanya siapa yang memberikan ucapan itu. Mio bertanya kepada anak-anak yang duduk disamping loker mereka.

”Hai kamu tahu tidak siapa yang mengirim kertas ini keloker kita?”

”mungkin steven dan wiliam, mereka kan care sama kalian” jawab temen mio. Mio dan moi saling berpandangan dan tertawa terbahak-bahak. Semenjak itulah setiap hari moi dan mio selalu dikirim puisi cinta dan bunga mawar. Walaupun puisinya tak seindah kata-kata chairil anwar, tak serumit puisi ws rendra dan kata-katanya sangat bajakan bagi moi dan mio namun lama kelamaan kata-katanya semakin aneh dan membuat moi dan mio selalu mengerutkan keningnya. Hingga akhirnya moi dan mio menjauhi stevan dan wiliam. Steven dan wiliam bertanya kepada moi dan mio ”kamu kenapa jadi begini terhadap kita?”. ”Maksud kalian apa mengirim puisi yang kata-katanya sangat tak kami sukai?” jawab moi. Puisi? Jawab wiliam. ”Iya, bukannya selama ini kalian yang mengirimkan puisi dan bunga mawar untuk kita?” tanya mio. ”Tidak, tak pernah mengirimkan apa-apa ke kalian” jawab wiliam. Lalu? Mereka berempat bertanya-tanya.

Suatu hari steven dan wiliam memergoki seseorang yang sedang membuka loker mio dan moi. Pemuda itu memakai jaket hitam dan memakai topi. Steven dan wiliam menangkat pemuda itu. Dan pemuda itu ternyata yang sering mengirim puisi dan bunga mawar. Pemuda itu adalah pak andrei, guru olah raga disekolah mereka. Pak andrei memberontak ketika dipegang oleh steven dan wiliam. Tak lama kemudian kepala sekolah dan keluarga pak andre datang. Keluarga pak andrei berkata bahwa pak andrei menyukai mio dan moi namun pak andrei sekarang mengalami gangguan mental dan kejiwaan karena kecelakaan yang membuat kepala pak andrei terbentur batu dan tunangannya meninggal. Pak andrei lalu dibawa kerumah sakit jiwa. Mio dan moi tak menyangka itu semua perbuatan gurunya sendiri.

Kini steven, wiliam, moi dan mio bersahabat kembali. Tanggal 14 april 2012 tepat diulang tahun moi dan mio mereka berempat pergi kedanau kecil dan berkemah disana selama bunga mawar mereka merekah sampai berganti warna menjadi hitam. Steven dan wiliam mengukir nama moi, mio, steven dan wiliam FOREVER BEST FRIEND di pohon besar. (By: Puspita Ayuningtyas)

--- Tamat ---

Misteri Pengagum Rahasia - bahasa Inggris - Cerpen remaja yang satu ini sedikit lebih panjang dari cerpen-cerpen lain yang telah sebelumnya dibahas dalam blog ini. Meski demikian tetap saja saya akan memberikan kesempatan kepada pengunjung setia blog cerita Inggris Indonesia untuk dapat menikmati terjemahan dari cerpen ini.

Cerpen Misteri Pengagum Rahasia

Terjemahan dari cerita yang sudah dibaca diatas adalah dalam bahasa Inggris. Untuk yang membutuhkan cerita dalam bahasa Inggrisnya silahkan langsung membacanya melalui tautan berikut ini:

Terjemahan Misteri Pengagum Rahasia dalam Bahasa Inggris

Demikian cerita inggris indonesia kali ini tentang cerpen remaja ”Misteri Pengagum Rahasia “. Sampai bertemu di cerita selanjutnya dan semoga bermanfaat.

About Cerita Inggris Indonesia

Hi..! Cerita Inggris Indonesia adalah website yang berisi berbagai macam cerita dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Disini ada cerpen, cerita rakyat, drama, cerita anak, narrative, legenda, cerita lucu dan banyak lagi cerita lainnya. Silahkan baca mana yang anda suka, terima kasih telah berkunjung...
«
Next
Newer Post
»
Previous
This is the last post.