» » » » Cerpen Singkat Jihat di Jalan Allah

Advertisement
Cerita Inggris Indonesia: Cerpen Jihat di Jalan AllahAbdul, Jafar dan Sodik adalah beberapa pemuda Desa Sukamaju yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Setiap malam ketiga orang sahabat ini selalu berangkat mengaji bersama.

“Far, besok kamu ikut pengajian tidak?” kata Abdul.
“Berangkat lah”
“Kamu ikut tidak Dik”
“Ikut lah”
“Kita besok berangkat bareng aja” ajak Jafar.

Mereka pun keesokan harinya menghadiri pengajian tersebut bersama-sama. Mereka dengan sangat hikmat mendengarkan ceramah Pak Kiyai.

“Saudara-saudara, di zaman sekarang ini kita sebagai orang Islam harus memperjuangkan Islam hingga titik darah penghabisan dan memerangi kekafiran di muka bumi ini.” Seru pak Kiyai.
“Mau pergi kemana kamu Dik?” Tanya Abdul.
“Aku mau ke toilet dulu” jawab Sodik agak terburu-buru.

Setelah dari toilet Sodik kembali menuju tenda pengajian dan melanjutkan pengajian hingga selesai. Tetapi setelah selesai mengikuti pengajian dia selalu berfikir bagaimana memerangi kekafiran di muka bumi.

“Orang Islam diperintahkan untuk berjihad dan memerangi orang kafir. Berarti harus memerangi orang yang beragama selain Islam, karena menurutku orang yang selain beragama Islam itu orang kafir.” Pikir Sodik.
Semenjak pengajian itu pikiran Sodik dibingungkan bagaimana caranya berjihad hingga Sodik memikirkan kekerasan untuk melakukannya.

“Far, kamu bertemu Sodik tidak” kata Abdul.
“Oh iya, biasanya dia berangkat mengaji bareng kita”
“Beberapa hari ini dia tidak kelihatan mengaji di Mushola.” Sahut Abdul.

Setelah Abdul dan Jafar selesai mengaji mereka berjalan pulang yang secara kebetulan melewati rumah Sodik.

“Tunggu dulu” bisak Jafar kepada Abdul.
“Ada apa?” Tanya Abdul.
“Jika Sodik pergi kenapa lampu di gudang belakang rumahnya menyala, seperti ada kegiatan.”
“Mungkin maling” pikir Abdul
“Bisa jadi, ayo kita cari tahu”

Keduanya berusaha mencari tahu apa yang terjadi pada rumah Sodik. Mereka pun sangat kaget dengan apa yang sebenarnya terjadi.

“Pintu depan masih terkunci rapat” Abdul memeriksa.
“Kita langsung sergap ke belakang saja”
“Kita dobrak sama-sama pintunya” Abdul berkoordinasi dengan Jafar.
Betapa kagetnya mereka setelah pintu terbuka yang di dalam gudang adalah Sodik dikelilingi puluhan kilogram bubuk mesiu dan senjata rakitan.

“Astaghfirullah, apa yang sedang kamu lakukan Dik?”
“Kalian ikut atau tidak, berjihat memerangi orang kafir”
“Jadi kamu berjihad dengan membunuh orang kafir?” Tanya Abdul.
“Benar, itukan yang namanya jihad.”
“Kata siapa seperti itu” sahut Jafar
“Kata pak Kiyai waktu pengajian”
“Berjihat sesungguhnya adalah menegakkan agama Islam dengan menjalankan perintah Allah dan memerangi kekafiran adalah menghentikan kemaksiatan seperti minum-minuman keras” Jafar menjelaskan.

Sodik tidak berfikir sedemikian jauhnya hingga sekarang dia tersadar jika dia berjihad dengan membunuh orang-orang berarti dia menambah dosanya.

“Maafkan aku teman-teman,  aku telah salah”
“Jangan meminta maaf kepada kami, tetapi meminta maaflah kepada Allah karena ajaran jihad-Nya akan kamu seleweng kan.” Sahut Jafar.
“Makanya jika pak Kiyai belum selesai menjelaskan jangan langsung pergi aja, beginilah jadinya” tegas Abdul
“Iya teman-teman, aku menyesal” jawab Sodik

Cerpen Singkat Jihat di Jalan Allah

Berjihad sesungguhnya adalah menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, menegakkan tiang agama Islam, dan toleransi terhadap agama lain. Inilah sikap yang selalu ditanamkan dalam jiwa ketiga orang pemuda tersebut. Sekarang mereka mengerti arti jihad yang sesungguhnya.

About Cerita Inggris Indonesia

Hi..! Cerita Inggris Indonesia adalah website yang berisi berbagai macam cerita dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Disini ada cerpen, cerita rakyat, drama, cerita anak, narrative, legenda, cerita lucu dan banyak lagi cerita lainnya. Silahkan baca mana yang anda suka, terima kasih telah berkunjung...
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post